Linguistic Quality Assurance (LQA): Tahap Penting dalam Menjamin Kualitas Terjemahan

Jika Anda merasa proses penerjemahan itu sangat sederhana, Anda salah. Proses penerjemahan melalui beberapa tahap penting seperti tahap penerjemahan, review, proofreading, LQA, dan LSO. Kali ini kami akan membahas tentang Linguistic Quality Assurance (LQA) yang merupakan sebuah tahap penting dalam penerjemahan. Meleawatkan tahap LQA dapat berakibat fatal, baik pada hasil terjemahan ataupun reputasi brand. Ingin tahu mengapa? Simak penjelasannya di bawah ini.

Apa Itu Linguistic Quality Assurance dan Apa Bedanya dengan Review/Proofreading?

Linguistic Quality Assuarance (LQA) merupakan proses evaluasi dan penilaian terjemahan untuk memeriksa akurasi dan kualitas linguistik. Beberapa aspek yang diperiksa meliputi grammar dan sintaksis, terminologi, dan relevansi budaya. Berbeda dengan proses review ataupun proofreading, LQA memiliki sebuah ciri khusus di mana setiap segmen yang dinilai dianalisis untuk menemukan kesalahan, dan skor kumulatif diberikan berdasarkan jenis serta tingkat keparahan kesalahan.

Jenis Kesalahan yang Dinilai dalam LQA

Sistem Linguistic Quality Assurance biasanya mengategorikan kesalahan ke dalam beberapa jenis utama:

Kesalahan Objektif:

  • Terjemahan yang hilang: konten tidak diterjemahkan dari bahasa sumber
  • Kesalahan ejaan, tata bahasa, dan sintaksis: kesalahan dalam ejaan atau struktur kalimat
  • Ketidakkonsistenan terminologi: mengacu pada penggunaan istilah kunci yang salah atau tidak konsisten
  • Masalah Pemformatan: masalah yang berkaitan dengan spasi, kapitalisasi, penggunaan tanda hubung, dan elemen serupa lainnya

Kesalahan Subjektif:

  • Terjemahan harfiah: terjemahan kata demi kata yang terdengar tidak natural
  • Salah terjemahan: terjemahan yang salah yang menyesatkan pembaca
  • Terjemahan kurang/berlebih: memberikan informasi yang lebih sedikit atau lebih banyak daripada yang ada di teks sumber
  • Omission: menghilangkan kata-kata dari teks sumber
  • Masalah nuansa budaya: gagal mempertimbangkan konteks budaya
  • Pelanggaran panduan gaya: tidak mematuhi pedoman gaya yang telah ditetapkan

Tahapan Proses Linguistic Quality Assurance

Tahapan utama proses Linguistic Quality Assurance meliputi:

  1. Review baris demi baris
    Proses ini dilakukan dengan memeriksa hasil terjemahan penerjemah terhadap bahasa sumber untuk memastikan keakuratan.
  2. Identifikasi kesalahan
    Setiap kali menemukan kesalahan, maka kesalahan tersebut akan diberi kategori seperti mistranslation, grammar, terminologi, style, dll.)
  3. Pemberian skor
    Temuan kesalahan kemudian diberi skor. Pemberian skor ini meliputi minor, major, dan critical. Hal ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil terjemahan secara terukur, apakah terjemahan layak untuk dipublikasikan atau tidak.
  4. Revisi terarah
    Hasil LQA akan dibagikan kepada penerjemah dan pada tahap ini penerjamah perlu memperbaiki temuan kesalahan.
  5. Pemeriksaan final
    Tahap ini merupakan tahap pemeriksaan ulang untuk memastikan semua temuan kesalahan telah diperbaiki oleh penerjemah dan semua koreksi sudah tepat. 

Manfaat LQA

Walaupun terlihat sederhana, proses linguistic quality assurance memiliki segudang manfaat diantaranya:

  • Menjamin akurasi dan konsistensi terjemahan
  • Memberikan umpan balik yang terukur bagi penerjemah
  • Mengurangi risiko bisnis dan kepatuhan
  • Meningkatkan kredibilitas brand
  • Meningkatkan pengalaman pengguna

Kesimpulan

Lingustic Quality Assurance tidak hanya sekadar proses review yang belapis. Tahap ini merupakan mekanisme kontrol kualitas yang menentukan apakah terjemahan sudah siap untuk dipublikasikan. Mengabaikan proses ini berarti membuka peluang adanya miskomunikasi, risiko bisnis, dan rusaknya reputasi brand.

Jika Anda membutuhkan partner untuk melakukan proses LQA, Vy-Trans siap membantu.

Kami menawarkan layanan dalam berbagai pasangan bahasa untuk berbagai bidang.

Hubungi Segera

Ikuti Kami

 

© 2025 Vy-Trans. Semua hak dilindungi oleh undang-undang.

© 2024 Created by Webcare Indonesia

id_IDIndonesian